Mahasiswa (peserta pendidikan) Perkuliahan Karyawan (Hybrid) merupakan orang yang telah bekerja dan juga orang yang belum berkarier.
Para mahasiswa ini terus menerus bekerja sama serta saling membantu menuntaskan kesulitan masing2 . Baik kesulitan dalam hal pekerjaan, akademik, finansial, dan juga permasalahan lainnya. Demikian juga dgn lulusannya, memiliki ikatan yang kuat untuk saling membantu sesama lulusannya.
Selama ini mahasiswa yang belum bekerja, akan mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga lulusannya, paling utama teman yang telah berkarier (sbg karyawan, pedagang, birokrat, usahawan, manajer, dsb-nya).
Padahal mahasiswa yang telah berkarier, terus menerus dapat mempertinggi karir dan penghasilannya selama pendidikan. Mereka mendapatkan pertambahan karir dan pertambahan penghasilan dari temannya.
Pilihan Pintar
Jadi, bagi masyarakat yang belum berkarier serta relatif kesukaran dalam hal mendapat karir. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap untuk mendapatkan pekerjaan. Ialah mempertinggi pengalaman melalui mereka (temannya) yang telah bekerja, serta akhirnya mendapat pekerjaan dari rekan-rekan mahasiswanya dan juga dari lulusan atau pihak lainnya. sekaligus meningkatkan pendidikan tinggi formalnya ke jenjang yang lebih tinggi (Sarjana / S-1 atau Diploma Tiga (D-III) atau S-2 (Pascasarjana)) di Universitas Teknologi Nusantara, UNU Kaltim Samarinda, UNSUB Subang, UNISA Kuningan Jawa Barat, Universitas Gresik, UICM Bandung, UNAS, UM Surabaya, UM Palangkaraya, UICI.
Bagi masyarakat yang telah berkarier serta relatif kesukaran di dalam meningkatkan karir serta meningkatkan penghasilan. Maka mengikuti P2K (Hybrid) / Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ini merupakan pilihan mantap untuk mempertinggi diri. Ialah meningkatkan pendidikan tinggi formalnya sekaligus mempertinggi pengalaman, karir, serta penghasilan.
Penjelasan singkat mengenai P2K / PKK (Perkuliahan Karyawan, Program Kuliah Karyawan)
"Seluruh komponen bangsa wajib mencerdaskan kehidupan bangsa yang merupakan salah satu tujuan negara Indonesia." merupakan konten Konstitusi 1945 NKRI di pasal 31 ayat (3).
Dan pada Undang-Undang NKRI Nomor 20 Tahun 2003 pd Pasal 19 ayat (2) mengenai Sistem Pendidikan Nasional bahwa "Pendidikan Tinggi diselenggarakan dng Sistem Terbuka". Selanjutnya di Penjelasan UURI terkait diterangkan : "Peserta didik dapat belajar sambil bekerja."
Juga sebagaimana Undang-Undang SISDIKNAS di Pasal 5 ayat (5) bahwa "Setiap warga negara berhak mendapat kesempatan meningkatkan pendidikan sepanjang hayat.". Padahal diantara warga negara ada masyarakat yang waktu luangnya terbatas (paling utama pegawai / wirausahawan). Demikian juga ada sebagian warga negara Indonesia yang memiliki kesanggupan finansial terbatas.
Tujuan menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan ini
Untuk mengerjakan amanat UU RI No.20 Th.2003 serta Konstitusi 1945 NKRI di Pasal 31 tsb PTS ini menyelenggarakan Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ini sekaligus melaksanakan KOMITMEN SOSIAL. Salah satunya dengan memberi peluang seluruh lulusan SMA/SMU/SMK, D3/Politeknik, D1, D2, Sarjana (S1) atau setaraf, dsb-nya, baik yang waktu luangnya terbatas dan juga memiliki kesanggupan finansial terbatas, untuk melanjutkan pendidikan (atau pindah jurusan) ke program Sarjana / S-1 atau Diploma Tiga (D-III) atau Pascasarjana / S-2 pd jurusan yang diminati, secara terhormat dan berbobot / kualitas sebagaimana keunggulan masing2 PTS ini. Juga Biaya pendidikannya (silakan klik) dibuat agar dapat meringankan calon mhs baru, disebabkan selain diberi fasilitas keringanan finansial berwujud subsidi silang, juga pemberian bantuan fasilitas cicilan biaya pendidikan tanpa adanya bunga dan tanpa agunan, agar dapat dibayar per bulan sesuai kesanggupan finansial mahasiswa.
Sistem pendidikan tinggi Perkuliahan Karyawan diselenggarakan secara terampil serta profesional serta sangat layak bagi karyawan yang sibuk dgn pekerjaannya dan juga bagi yang bukan karyawan. Selain kuliah di ruang kelas, demikian juga menggunakan beragam metode efektif melalui tugas perorangan terarah, tugas kelompok yang komunikatif, dan diakhiri dengan bimbingan pengerjaan tugas akhir / proyek akhir (D3) / skripsi (S1) / tesis (S2) yang terarah, terprogram serta terjadwal sehingga mahasiswa dapat menyelesaikan pendidikan tinggi sesuai masa studinya.
Kompetensi lulusannya dalam hal menangani tiap problem, mampu mengungkap struktur serta inti permasalahan serta menetapkan prioritas tahapan-tahapan penuntasannya; mengetahui dan bisa menggunakan kegunaan teknologi informasi; dapat menggunakan ilmu; cakap serta terampil sesuai bidang keahliannya; bisa menuntaskan problem secara logika, menggunakan data/informasi yang dimiliki; dapat mempergunakan konsep-konsep untuk menerangkan hal-hal yang tidak/kurang jelas; mampu mandiri di dalam karir dan berupaya.
Kompetensi dasar lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Karyawan (Hybrid) ialah mempunyai bobot / kualitas serta integritas intelektual; berdaya saing tinggi baik secara akademis dan juga moral; mampu menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan; menyadari bahwa ilmu pengetahuan terus menerus maju dan berkembang; mampu menelusuri serta menerima informasi ilmiah; mengetahui cara dan dapat terus menerus belajar.
Lulusan Perkuliahan Karyawan berbekal keahlian untuk menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk kebutuhannya, diperlengkapi ilmu pengetahuan, etika akademik serta profesi, keahlian dan ketrampilan untuk mengelola tim/organisasi secara sempurna pada bidang yang sebagaimana bidang keahliannya, keahlian bekerjasama di dalam tim, keahlian memahami ilmu terhadap etika, juga berbekal keahlian memahami pengetahuan sesuai bidang keahliannya.
Lulusan Perkuliahan Karyawan keahlian penguasaan teori yang kuat juga pengaplikasiannya, serta keahlian profesional serta cara pandang yang sempurna; meningkatkan sikap mental profesional serta terampil yang berorientasi pada penuntasan problem mengacu alur berpikir-sistem; mampu meningkatkan kajian-kajian teoritis konsepsional terbaru; mempunyai keahlian melakukan beraneka ragam penelitian dasar dan juga terapan.
Lulusan Program S1, D3 dan S2 Perkuliahan Karyawan (Hybrid) juga mampu aktif berperan-serta pada kelompok kerja; mampu berkomunikasi dgn para pakar pada kelompok ilmu yang berbeda serta menggunakan bantuan mereka; mampu menggunakan secara efektif sumber-sumber daya yang ada; mampu memulai rintisan pembentukan unit kewiraswastaan sesuai bidang keahliannya, mampu mengikuti perkembangan baru pd bidang keahliannya, menyelenggarakan penelitian, atau mengikuti jurusan di tingkat lebih lanjut.